Instalasi Mikrotik 5.20 pada virtual box machine 9.10


Mikrotik routerOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal,mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.

Fitur-fitur tersebut diantaranya : Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya. Mikrotik dapat digunakan dalam 2 tipe, yaitu dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam bentuk perangkat keras, Mikrotik biasanya sudah diinstalasi pada suatu board tertentu, sedangkan dalam bentuk perangkat lunak, Mikrotik merupakan satu distro Linux yang memang dikhususkan untuk fungsi router.

Kelebihan mikrotik:

Mikrotik memiliki Operating System di sebut RouterOs Mikrotik yang dibangun dengan core Linux opensource pula, menyebabkan router ini lebih murah dibanding dengan router lainnya.
Dari segi pengoprasiannya Mikrotik tergolong friendly dengan software winbox yang dimilikinya.
RouterOS Mikrotik juga sudah bisa mendeteksi berbagai macam ethernet card dari berbagai vendor yang ada.

Kekurangan mikrotik:
Mikrotik mengeluarkan sertifikasi, namun sertifikasi tersebut masih kurang populer dibanding dengan vendor lain seperti cisco yang sudah diakui international. Kurang bagus untuk menangani jaringan sekala yang besar karena dukungan.

Ada beberapa protocol yg tidak di dukung di mikrotik dan tersedia di cisco
Mikrotik router OS tidak mendukung
− Interior gateway routing protokol ( IGRP )
− Enchanced interior gateway routing protokol (EIGRP )
mikrotik bagus untuk router, karena mikrotik berkerja sangat baik di mode routing dan configurasinya bisa melalui windows
1. Pertama aktifkan Qemu Manager yang ada di PC. Dengan cara klik dua kali pada shortcut seperti dibawah ini

2. klik “New” untuk membuat virtual baru.

3. jika muncul seperti dibawah ini, beri nama sesuai keinginan. Lalu klik “Next”

4. atur memory size sesuai keinginan, untuk sesuai standart yaitu 64 MB. Jika sudah klik “Next”.

5. jika ukuran hard drive sesuai rekomendasi adalah 2 GB, jika yakin klik “Create”.

6. muncul kotak dialog seperti dibawah, klik “Next” untuk melanjutkan.

7. jika muncul kotak dialog seperti dibawah pilih “Dinamically alocated” lalu klik “Next”.

8. file location and size yang direkomendasikan adalah 2 GB. Jika yakin klik “Create”.

9. jika sudah akan ditampilkan jendela seperti dibawah ini. Ditunjukkan bahwa virtual bernama “Upik Mikrotik” sudah dibuat.

10. Untuk memasukkan ISO pada sebuah virtual, bisa dilakukan dengan klik “setting”. 

11. Lalu klik “Storage” maka akan muncul jendela seperti dibawah ini. Klik “Enpty” untuk memasukkan ISO.

12. klik pada gambar icon seperti CD.

13. klik “choose a virtual CD/DVD disk file”.

14. lalu pilih file ISO mikrotik 5.20.

15. setelah yakin klik “OK”.

16. dibawah ini akan ditampilkan jendela dimana virtual “Upik Mikrotik” sudah diberi ISO mikrotik. Dan siap dioperasikan.

17. setelah diklik “start” pada langkah sebelumnya, akan muncul kotak dialog seperti dibawah.

18. ketikkan “a” untuk memilih semua aplikasi seperti pilihan dibawah ini.

19. lalu ketikkan “y”

20. ketikkan lagi dialog “y”.


21. maka partisi sedang berjalan.

22. lalu proses instal akan berjalan, jangan diklik “ENTER” karena nantinya proses akan berakhir sendirinya.

23. ini adalah kotak dialog untuk menujukkan bahwa didalan virtual ini adalah ISO mikrotik 5.20.

24. lalu klik “Machine” dan klik “reset”.

25. klik reset pada kotak dialog seperti dibawah ini.

26. jika muncul kotak dialog dibawah ini, klik “y”.

27. jika muncul seperti dibawah klik “admin”.

28. lalu enter.

29. pada password, karena tidak diberi password, enter saja.

30. muncul seperti kotak dialog dibawah ini. Lalu enter saja.

31. setelah muncul jendela seperti dibawah ini, klik enter saja.

33. untuk mematikan virtual, klik saja pada tombol icon X.

34. lalu klik OK.

selamat mencoba :)


Comments